Properti Saya

Membeli rumah dengan kpr hanya 1 jam

membeli rumah dengan kpr
Membeli rumah dengan KPR adalah alternative untuk dapat memiliki sebuah hunian atau properti dalam waktu cepat. Tidak banyak orang dapat membeli rumah secara cash, ini dibuktikan pada transaksi-transaksi jual beli rumah yang didominasi oleh pembayaran dengan cara KPR, dari pengalaman para marketing yang memasarkan rumah murah di bintaro. Rata-rata pembeli rumah dengan cara KPR lebih dominan dibandingan pembayaran pembelian rumah dengan cara cash. Bahkan perbandingannya sangat signifikan, dalam satu perumahan yang Membeli rumah dengan KPR bisa mencapai 90% dan sisanya pembayaran dengan cara cash.


Hanya dengan uang muka sudah bisa Membeli rumah dengan KPR 

Dengan adanya fenomena seperti ini, para penyedia fasilitas KPR seperti perbankan, memberikan kemudahan-kemudahan bagi para calon pembeli rumah yang memiliki dana terbatas terutama bagi calon pembeli yang hanya memiliki uang untuk pembayaran Uang Muka saja yang selebihnya dicicil dalam jangka waktu tertentu kepada fihak penyedia fasilitas KPR. Dari fihak Perbankan itu sendiri sangat antusias menyambut banyaknya permintaan Membeli rumah dengan KPR dengan cara berlomba-lomba memberikan bunga yang lebih kompetitif. 

Untuk proses Membeli rumah dengan KPR telah banyak diulas dengan berbagai kasus yang berbeda-beda, tapi kali ini kami akan coba jelaskan secara umum dan standard yang sering dilakukan para marketing properti untuk mendampingi para kliennya dalam melakukan transaksi jual beli rumah yang pembayarannya dengan cara KPR.

Pembayaran Booking fee untuk Membeli rumah dengan KPR 

Pada tahap ini pembeli telah menyepakati hal-hal yang menjadi perjanjian awal antara pembeli dan pemilik rumah dijual di bintaro misalnya, atau jika Membeli rumah dengan KPR dalam perumahan, pemiliknya di sebut sebagai developer perumahan. Dengan adanya pembayaran Booking fee dan Uang muka sudah semestinya kedua belah fihak terikat pada ketentuan yang telah disepakati bersama sehingga dapat menuju proses berikutnya 

Untuk penyerahan booking fee dan uang muka biasanya difasilitasi oleh atau disaksikan oleh marketing sebagai jembatan antara pembeli dan penjual tergantung dari ketentuan yang telah disepakati kedua belah fihak.

Kolek data pembeli dan penjual sebagai syarat Membeli rumah dengan KPR 

Penjual dan pembeli seharusnya sudah mempersiapkan data-data apa saja yang di perlukan untuk proses jual beli rumah sebelum terjadinya pembayaran Booking fee, agar setelah terjadinya pembayaran Booking fee dan uang muka data penjual dan pembeli dapat segera diproses. Jika data belum diproses membuat transaksi jual beli menggantung dan membuang banyak waktu. Karena proses analisa data-data tersebut juga memakan waktu yang tidak sebentar. Untuk proses Membeli rumah dengan KPR pada umumnya maksimal 1 bulan sudah bisa dilakukan akad kredit bahkan jika data-datanya valid bisa lebih cepat lagi, hanya satu minggu sudah bisa dilakukan akad kredit.

Data – data apa saja yang di perlukan untuk proses KPR: 

Data pembeli yang diperlukan 

  • Foto Copy KTP dan kartu keluarga 
  • Foto Copy NPWP 
  • Foto Copy Buku nikah
  • Asli Slip gaji
  • Asli Surat keterangan bekerja (bagi pegawai)
  • Foto Copy Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir.
  • Pas foto
Dokumen penjual yang diperlukan
  • Foto copy sertifikat tanah 
  • Foto copy izin mendirikan bangunan (IMB)
  • Foto copy SPR (Surat Pembelian Rumah) dari developer / penjual rumah 
Data – data tersebut biasanya diserahkan kepada marketing sebagai pendamping transaksi atau bisa secara langsung diserahkan ke bank pemberi kredit dan sebagian kepada notaris untuk keperluan pembuatan akte jual beli rumah dan tanah.

Menunggu Proses Membeli rumah dengan KPR 

Setelah menyerahkan berkas-berkas yang diperlukan, biasanya bank akan melakukan proses appraisal bangunan sekaligus menganalisa data calon pembeli rumah sekaligus calon nasabah untuk menentukan besaran pinjaman yang sesuai dengan hasil penilaian bank terhadap objek properti dan data calon nasabahnya.

Durasi proses Membeli rumah dengan KPR 

Lamanya proses tergantung dari kebijakan bank pemberi kredit, karena setiap bank memiliki kebijakan yang tidak sama, tapi idealnya seperti yang sudah dijelaskan diatas, berkisar 1 minggu hingga maksimal 1 bulan. Setelah hasilnya analisanya telah didapat, pihak bank pemberi kredit akan menginformasikan kepada misalkan anda yang beli rumah di sawangan, Untuk mengetahui bisa atau tidaknya proses KPR dilanjutkan. 

Menganalisa kemampuan pembeli 

Pada umumnya jika calon nasabah Membeli rumah dengan KPR tersebut tidak pernah memiliki masalah dengan perbankan dan datanya dinyatakan bersih atau biasa disebut BI ceking maka, proses akan dilanjutkan dengan menganalisa kemampuan bayar calon pembeli rumah terhadap property yang diajukan, Jika kemampuannya melebihi kapasitasnya maka pinjamanpun akan diberikan full plafon atau bahkan melebihi plafon yang diajukan, Jika terjadi sebaliknya kemampuan pembeli kapasitanya kurang dibandingkan nilai properti yang diajukannya, maka biasanya pihak bank akan menolak pengajuan KPR tersebut atau tetap memberikan persetujuan dengan plafon yang lebih rendah dari yang diajukannya dan calon pembeli harus mencari tambahannya untuk menutupi biaya uang muka yang diperlukan. 

Misalkan anda beli rumah di ciputat dengan estimasi bagi yang KPR nya di setujui bank. Jika Harga rumah 500 juta dengan type rumah 69, berarti kalau type rumah dibawah 70 masih bisa mengajukan Uang muka minimal sebesar 10% dari harga rumah tersebut atau sekitar 50 juta. Kenapa ada aturan seperti itu, kita mengacu pada peraturan bank terbaru. Berarti plafon atau pinjaman yang diajukan ke bank adalah sebesar 450 juta.

Anda di setujui! tapi, ada biaya lain selain uang muka 

Setelah pihak bank memberitahukan surat persetujuan kreditnya berdasarkan hasil analisa mendapatkan full palfon maka, anda hanya mengeluarkan uang muka 10% dan biaya KPR beserta biaya Notaris yang besarannya relatif. sebagai gambaran biaya notaris dikisaran 5% dari harga rumah, sedangkan biaya KPR dikisaran 5-6% dari plafon atau pinjaman. Nilai tepatnya tergantung dari ketentuan masing-masing bank dan notaris yang bersangkutan. 

Bagi anda yang mendapatkan persetujuan kredit dengan plafon yang rendah atau tidak sesuai dengan yang diajukan, otomatis anda harus menambah Uang Muka, umpanya anda Membeli rumah dengan KPR hanya mendapat persetujuan sebesar 300 juta dari 450 juta yang diajukan maka, anda harus menambah uang muka yang 10% tersebut dengan 150 juta yang merupakan sisa plafon yang tidak disetujui oleh pihak bank. Ditambah lagi biaya KPR dan Notaris yang estimasi besarannya telah disebutkan diatas.

Hari yang dinanti telah tiba 

Setelah semua tahapan diatas anda sepakati, anda bersama penjual, pihak bank dan notaris bisa menyepakati jadwal rencana akad kredit, biasanya pihak bank akan memberikan jadwal sementara untuk disepakati oleh berbagai pihak, jika telah fixed maka hari yang dinantikan pun akan dilaksanakan, tidak sampai satu jam proses Membeli rumah dengan KPR dan mulai saat itu juga cicilan anda sudah berjalan serta properti pun telah berpindah tangan. Selamat untuk hunian baru anda.